Alhamdulillaah #51 Bahan Dongeng Masa Depan

Aku memiliki beberapa teman yang baik hatinya. Kalian pasti begitu juga 'kan ya? Mereka-mereka yang mau berbagi makanannya. Pun begitu pula dengan cerita hidupnya. Aku memiliki beberapa teman yang jahil sifatnya. Sampai sudah hafal bagaimana ia akan berulah. Sebab usilnya tak satu atau dua kali saja. Tapi sampai membuat orang menangis pun pernah. Aku memiliki … Continue reading Alhamdulillaah #51 Bahan Dongeng Masa Depan

Alhamdulillaah #50 Beramal dengan Sederhana

Ada kejadian menggelitik yang hadir dalam kehidupanku siang ini. Hal ini berlangsung di tengah teriknya Surabaya yang tidak lagi bisa dikompromi. Tugasku kala itu adalah menjemput adik paling bungsu. Lokasi sekolahnya tak jauh sehingga hanya butuh sedikit waktu. Meski jarak tak jadi persoalan, cuaca rasanya cukup menjadi hambatan. Bagaimanapun jua aku 'kan juga manusia. Maka … Continue reading Alhamdulillaah #50 Beramal dengan Sederhana

Alhamdulillaah #49 Pembicaraan Wanita Kepala Dua

Dahulu, saat teman-teman memasuki usia kepala dua lebih awal, aku sering bertanya kepada mereka tentang seperti apa rasanya. Apakah dengan bergantinya angka depan yang tersemat di usia mereka lantas membuat timbul beberapa jenis kekhawatiran. Yang aku maksudkan di sini mengenai apa saja. Tentang karir, asmara, atau aspek lain dalam kehidupan. Kebanyakan dari mereka menjawab, ada … Continue reading Alhamdulillaah #49 Pembicaraan Wanita Kepala Dua

Alhamdulillaah #47 Kesempatan

Waktu itu aku pernah mendatangi majelis yang berisikan orang-orang yang baru ber-hijrah. Mereka meninggalkan yang buruk demi sesuatu yang baik dan dengan ikhlas berpindah. Suatu ketika pengisi acaranya berkata, "Saya dulu tidak ada pikiran bisa jadi pembicara," ujarnya. "Tapi saat ada kesempatan, tak pakai babibu saya ambil saja." Bicara soal menjadi pengisi acara sebenarnya aku … Continue reading Alhamdulillaah #47 Kesempatan

Alhamdulillaah #46 Antusiasme Muridku

Status sebagai seorang sarjana yang memilih untuk belajar lagi lantas menjadikan aku pribadi yang enggan meminta rupiah kepada ayah dan mama meski hanya sekali. Bahkan untuk hal-hal sesederhana jajan di luar atau biaya diktat yang harus difotokopi. Urusan sandang pangan papan biarlah menjadi satu-satunya alasan aku menggantungkan hidupku pada beliau. Jangan tambah lagi dengan keinginan … Continue reading Alhamdulillaah #46 Antusiasme Muridku

Alhamdulillaah #45 Es Tomat

Akhir-akhir ini tak seperti biasanya. Mama sedang suka mencoba bereksperimen dengan dunia permasakan. Yang kali ini memang benar-benar seperti bukan Mama. Sebab biasanya mencari resep saja beliau enggan. Dulu kalau hari minggu Mama biasanya cenderung suka beli saja. Sehingga sarapan kami juga bervariasi biasanya. Tapi sejak pindah rumah Mama berbeda. Rajin sekali pergi ke pasar … Continue reading Alhamdulillaah #45 Es Tomat

Alhamdulillaah #44 Menghamba yang Kaffah

Hari ini pada akhirnya hasil revisi Peraturan Perundang-undangan mengenai Organisasi Masyarakat (Perppu Ormas) telah resmi disahkan. Pertama kali mengetahui berita itu, aku tenggelam dalam pemikiran yang menyedihkan. Belum selesai kasus mahasiswa yang ditangkap dan dijadikan tersangka. Sudah hadir lagi kebijakan yang membatasi demokrasi dan menghadirkan sengsara. Mengapa aku berani bicara demikian? Karena memang hal itu … Continue reading Alhamdulillaah #44 Menghamba yang Kaffah

Alhamdulillaah #43 Mendoakan Penguasa

Beberapa saat ini, sedang ramai-ramainya di linimasaku membahas soal pergerakan mahasiswa. Pasalnya, sekitar empat hari yang lalu Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau yang biasa disingkat dengan sebutan BEM SI, mengadakan aksi demonstrasi dalam rangka mengevaluasi tiga tahun kekusaan presiden Indonesia. Tuntutan mereka ada tiga. Mereka tergabung dari berbagai daerah. Datang ke sana dalam rangka … Continue reading Alhamdulillaah #43 Mendoakan Penguasa

Alhamdulillaah #42 CCTV 24 Jam

Terhitung sejak beberapa bulan yang lalu, Surabaya mulai berbenah. Hal yang paling kentara adalah pemasangan CCTV di setiap sudut kota. Mereka ada di tiap-tiap tiang lampu merah. Tujuannya mengawasi masyarakat agar tertib berkendara. Info mengenai pemasangan CCTV ini merebak cepat. Beberapa orang tak percaya dan malah merasa hal itu akan sia-sia. Tapi setelah ditunjukkan bukti … Continue reading Alhamdulillaah #42 CCTV 24 Jam