Bunda Sayang #4 Komik vs Novel

Kalau sudah urusan beli buku, Aurel jauuuh lebih memilih komik daripada novel. Karena pertama banyak gambar, kedua lebih cepat selesai,dan lebih mudah memahami. Padahal, sulit sekali mencari bacaan komik yang sesuai dengan syariat islam. Akibatnya, harus sering-sering mantengin Instagram komikus muslim yang akan menerbitkan buku. Karena Aurel sudah pasti pesan satu. Kalau baca KKPK mah … Continue reading Bunda Sayang #4 Komik vs Novel

Bunda Sayang #4 Peniru Ulung

Ada yang bilang kalau aku bicara menceritakan sesuatu, aku benar-benar bisa menirukan suara dan intonasi orang yang kumaksud. Akibatnya, susah sekali untukku untuk menyingkat cerita karena aku selalu ceritakan tiap detailnya. Yah begitulah. Ini turunan. Mama juga begitu. Dan Aurel pun memilikinya. Menurutku ini juga ciri visual yang mudah meniru.

Bunda Sayang #4 Keturunan Kreatif

Aurel itu persis seperti aku dan Ayah. Kami suka membuat sesuatu dari berbagai macam hal. Misalnya dulu aku membuat jepretan menjadi kipas dengan menambahkan kertas bundar di bagian bawahnya yang ditegakkan. Kalau Ayah, sangat rapi dan telaten. Beda denganku. Kalau Aurel, ia suka melihat video-video keterampilan. Aku jadi semakin yakin ia adalah tipe pembelajar visual.

Bunda Sayang #4 Belajar Itu Apa

Kalau ditanya belajar itu apa. Tentu saja bukan sekedar apa yang ada di dalam kelas dan sekolahan. Belajar artinya memenuhi rasa ingin tahu yang merupakan salah satu tujuan dari belajar. "Mbak, kenapa lampu lalu lintas bisa teratur gitu?" "Ada programnya. Jadi bisa ditentuin detik kesekian ini nyala, mana yang mati." "Siapa yang ngatur?" "Biasanya orang … Continue reading Bunda Sayang #4 Belajar Itu Apa