Bunda Sayang #5 Satu Bab Seusai Subuh

Dahulu, ada seorang teman yang bilang kepadaku untuk segera mengembalikan buku miliknya. Benar saja, hingga aku mengembalikannya aku masih belum menuntaskannya. Ah, memalukan. Temanku itu tidak tahu, tapi aku tidak menyalahi satu pun dari kesepakatan kami. Aku tidak merusak, merobek, menumpahkan makanan atau minuman, bahkan aku tidak membukanya, lantas bagaimana aku mencederai bukunya?!

Tapi, hingga kini ada satu perkataannya yang masih kuingat. Katanya,

Satu bab saja seusai subuh. Setiap hari. Pasti nanti habis.

Yah, esok mari kita coba.
Duh, ini kok lebih suka #bacamulaibesok *tepukjidat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.