Kaum Tersembunyi #5 Kita Tak Mau Lembur Mereka Tak Bisa Libur

Tahukah kita orang-orang yang seringkali kita lihat di jalan raya, di taman, di atas tiang listrik, atau bahkan di area pemakaman, harus menghabiskan berapa jam dari waktunya untuk bekerja? Atau setidaknya, pernahkah kita sekali saja ingin mencari tahu jawabannya? Tahukah kita bahwa tak semua pekerjaan di dunia ini mendapatkan jatah libur seperti yang seharusnya? Atau … Continue reading Kaum Tersembunyi #5 Kita Tak Mau Lembur Mereka Tak Bisa Libur

Kaum Tersembunyi #4 Melihat Lebih Dekat

Kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya. Salah satu dari sekian hari yang akan saya ingat sampai mataku sayu. Termasuk pula jenis hari yang pasti akan kuceritakan pada si kecil nanti. Semata-mata agar mereka mengerti, bundanya ini tipe wanita yang bekerja–setidaknya–untuk dirinya sendiri. Seperti hari-hari sebelumnya, saya berangkat pagi sekali menuju Kantor DKRTH Surabaya. Kali … Continue reading Kaum Tersembunyi #4 Melihat Lebih Dekat

Kaum Tersembunyi #3 Tahunnya Baru Tapi Moralnya Begitu Melulu

Masih belum hilang dari ingatan kita mengenai perayaan malam tahun baru yang digelar di seantero kota-kota sedunia. Pasalnya, perayaan semacam ini sudah menjadi perihal biasa atau bahkan seperti kewajiban bagi beberapa orang yang meyakininya. Model perayaannya juga begitu melulu. Kembang api, terompet, dan ungkapan-ungkapan resolusi tahun baru. Dan satu lagi yang tak pernah ketinggalan. Tumpukan … Continue reading Kaum Tersembunyi #3 Tahunnya Baru Tapi Moralnya Begitu Melulu

Kaum Tersembunyi #2 Kita Letih Bekerja Lantas Mereka Disebut Apa

Ah memang ya kita ini sebagai manusia sudah fitrahnya selalu merasa mudah mengutarakan apa yang kita rasa melalui keluhan. Padahal hal itu juga belum tentu setara dengan peluh yang kita hasilkan. Belum bekerja maka sibuk mencari lowongan setengah mati. Eh yang sudah punya profesi malah bekerja setengah hati. Macam-macam bentuk keluhannya. Rata-rata jam kerja yang … Continue reading Kaum Tersembunyi #2 Kita Letih Bekerja Lantas Mereka Disebut Apa

Alhamdulillaah #51 Bahan Dongeng Masa Depan

Aku memiliki beberapa teman yang baik hatinya. Kalian pasti begitu juga 'kan ya? Mereka-mereka yang mau berbagi makanannya. Pun begitu pula dengan cerita hidupnya. Aku memiliki beberapa teman yang jahil sifatnya. Sampai sudah hafal bagaimana ia akan berulah. Sebab usilnya tak satu atau dua kali saja. Tapi sampai membuat orang menangis pun pernah. Aku memiliki … Continue reading Alhamdulillaah #51 Bahan Dongeng Masa Depan

Jakarta dan Segala Cerita di Dalamnya

Ini ketiga kalinya aku ke Jakarta. Kali pertama adalah ketika aku mengikuti suatu kegiatan yang diselenggarakan penyedia beasiswa. Pada saat itu, satu hal yang paling aku ingat adalah saat aku menyaksikan Kopaja berkendara di atas fly over. Banyak sekali penumpangnya hingga aku merasa mungkin sekali mereka bisa jatuh tiba-tiba. Sejak saat itu, aku merasa... Ibukota … Continue reading Jakarta dan Segala Cerita di Dalamnya

Aku pernah ingat masa-masa itu. Saat itu aku bilang, "Sepertinya kuliah enak, bisa pakai baju bebas, ngga ada jam saklek masuk jam berapa pulang jam berapa. Tapi kok nakutin ya, kayak  kamu one step ahead menuju kehidupan yang kalau kamu ngga kerja ya kamu ngga makan." "Jangan mbambet ah. Sekarang ini waktunya kamu prove to everyone … Continue reading

"Himpunan butuh orang-orang yang siap ditempatkan dimana saja." Teruskan saja ya, biarkan aku yang selalu menjadi orang yang seperti itu. Kalian bebas aja milih kalian mau belajar dimana. Aku mah dapet sisa-sisa aja uda bersyukur 🙂 "Lho miw, justru karena kamu capable makanya kamu pasti bisa dimanapun." Yah, tau gitu aku gausa susah-susah belajar buat … Continue reading

Titel baru dengan amanah yang lebih besar. Entah. Rasanya seperti 'seharusnya bahagia'. Tapi ini malah condong ke 'bingung ini gimana'. Selamat menyelesaikan dan mendapat tanggung jawab Cyprium. Selamat menjadi TI-29. Entah. Rasanya benar2 tidak terdeskripsikan. Yang dikemas paling ekonomis, Cu-063.

When you become a part of the biggest event in your institute... Do you know hoe it feels? Maximum happy level! Soalnya nggak nyangka banget bisa keterima alhamdulillah buangeeeet. Sejak daftar itu ya seadanya ajaa, cv bikin video dari prezi wkwk terus di record pake camtasiaaa http://prezi.com/iup1ae4kyxnn/hello/ mind mapnya seadanya juga hiii malu pol gabisa … Continue reading